Bangkitnya Kesadaran Bumi Datar

Pembahasan dan perdebatan bentuk bumi belakangan ini menjadi topik yang populer di dunia Maya. Di indonesia, pemahaman ini dimotori oleh chanel youtube FE101. Sosok Boss Darling yang menjadi narator dalam video itu, telah menginspirasi banyak orang Indonesia diberbagai kalangan, dari mulai pelajar hingga kalangan akademisi dan politisi.

Seperti biasa reaksi berupa komentar-komentar para viewers dari 16 episode yang telah tayang pun beragam. Ada yang pro dan ada yang kontra. Masing-masing memiliki alasan yang dilatar belakangi oleh ilmu sains besutan kurikulum sekolah formal, observasi alam berbakal panca Indra dan alat-alat sederhana, mengulas kembali fakta sejarah, hingga rujukan kitab suci. Perdebatan tidak hanya sampai disitu saja, kini telah banyak website dan forum-forum digital yang khusus membahas dua pemahaman bentuk bumi ini. Hasilnya, pemahaman bumi datar telah begitu banyak menghijrahkan orang-orang yang sebelumnya meyakini bentuk bumi yang berbentuk bola (globe). Mereka yang telah berhijrah, merasa telah mendapat pencerahan dan terbangun dari tidur yang begitu panjang.

Alasan Bangkitnya Kesadara Bumi Datar

Lantas apa yang membuat mereka mau berhijrah dan meninggalkan pemahaman ilmu sains yang telah menjadi kurikulum resmi sekolah ?

Pemahaman bumi datar, adalah langkah awal untuk menyadarkan masyarakat, bahwa dunia ini telah menjadi panggung sandiwara yang didalangi oleh 1% masyarakat dari seluruh penduduk dunia. Kalimat tersebut terdengar mustahil terjadi dialam nyata. Namun jika kita merujuk kepada fakta sejarah, manusia-manusia seperti itu memang ada sejak dulu. Raja Firaun dan Raja Namrud adalah dua contoh manusia yang berusaha menjadi dalang umat manusia. Mereka berusaha menjadi Tuhan hingga mengakui diri mereka sendiri sebagai Tuhan.

New World Order

Sejarah itu kini telah berulang, namun dalam gulungan yang lebih besar dengan gaya yang terselubung, namun sungguh menyiksa 99% umat manusia didunia. Motivasi mereka (si 1%) adalah menguasai dan menggenggam dunia dengan ilusi ekonomi dan perbankkan jahiliyah yang telah mereka tanamkan kemasyarakat lewat jalur formal sejak beratus-ratus tahun yang lalu. Mereka menyebut visinya dengan “New World Order” (NWO).

Awam biasanya menertawakan ada tidaknya keberadaan mereka. Cenderung tidak peduli dan hanya berfikir untuk terus memenuhi kebutuhan diri dan keluarga, serta merasa telah berada dijalur yang benar dengan telah melaksanakan ritual-ritual keagamaan yang rutin. Namun perlu anda sadari, bahwa kondisi itulah yang memang dikehendaki oleh mereka. Mereka ingin anda tidak peduli, tidak mengurusi dan terus terjerat dalam sistem penyesatan yang mereka buat disemua bidang (ekonomi, sosial-budaya, pendidikan, kesehatan, agama dll).

Bangkitnya kesadaran masyarakat mengenai bentuk bumi yang tidak globe, diharapkan dapat menurunkan kredibilitas gembong lembaga antariksa dunia yang sejatinya merupakan bentukan si 1%. Dengan terungkapnya secuil kebohongan tersebut, maka terbentuklah “Natural People Power“. Kekuatan mayarakat yang murni terbentuk karena suatu kesadaran. Tidak bisa dimanipulasi baik dengan uang ataupun dengan cara apapun. Kekuatan ini lah yang diharapkan akan membongkar seluruh kebohongan dan ke zholiman sistem hidup yang menjangkit iseluruh dunia. Umat manusia harus bertindak memerangi si 1% itu dengan merubah dan menggantikan sistem zhalim tersebut kepada sistem yang paling baik, yakni yang seusai dengan ajaran dalam kitab suci umat beragama.

So, Research Flat Earth Now !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *